Kekeliruan Pendidik

Posted: 14 Januari 2011 in serba serbi

Ini lah salah satu kekeliruan sebagian pendidik dalam mengajar, seperti yang diungkapkan oleh Sanjaya (2007;92) kekeliruan tersebut antara lain;

  1. Pendidik tidak berusaha untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik
  2. Pendidik tidak pernah mengajak berpikir peserta didik
  3. Pendidik tidak berusaha memperoleh umpan balik
  4. Pendidik menganggap bahwa ia adalah orang yang paling mampu dan menguasai pelajaran

Selain itu pendidik terkadang memaksakan peserta didik yang harus susah payah menyesuaikan dengan gaya mengajar pendidik. Kekeliruan semacam itu sebenarnya tak perlu ada kalau kita ingat betul tugas dan peranan pendidik yang sebenarnya. Memberikan perhatian dan bimbingan secara individu kepada peserta didiknya adalah tugas penting yang selama ini belum dilaksanakan oleh pendidik sepenuhnya. Selanjutnya Gage dan Berliner dalam Sagala (2008;5), menegaskan bahwa tugas dan peran pendidik dalam proses pembelajaran adalah sebagai ;

  1. Perencana, yang harus mempersiapkan apa yang dilakukan di dalam proses belajar.
  2. Pelaksana, yang menciptakan situasi, memimpin, merangsang, menggerakkan dan mengarahkan kegiatan belajar mengajar sesuai dengan rencana. Ia bertindak sebagai sebuah konsultan kepemimpinan yang bijak sana dalam arti demokratis dan humanistik selama proses belajar berlangsung.
  3. Penilai, yang harus mengumpulkan, menganalisis, menafsirkan dan akhirnya harus memberikan pertimbangan atas tingkat keberhasilan belajar mengajar.

Penulis : Putu Widyanto

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s